Israel is Not a Country
Kapan kiranya konflik kekuasaan antara Israel dan Palestina akan berakhir?. Menjadi sebuah tanda tanya, dikala akhir dari suatu konflik
adalah penderitaan. Inilah yang saat ini dialami oleh anak-anak, ibu-ibu di negara Palestina.
Teriakan masyarakat awam, yang tidak tahu menahu atas konflik kekuasaan yang
tiada berakhir. PBB pun tak mampu membendung, NGO pun belum ada yang bisa
menghentikan dan menyelesaikan masalah yang sudah bertahun-tahun lamanya. Semoga opini
ini dapat membentuk sebuah wacana, bahwa apapun bentuk kekerasan penindasan terhadap
masyarakat sipil adalah melanggar hukum.
Perlunya pengadilan
Internasional melakukan kerjasamanya dengan PBB untuk mengatasi masalah Israel dan Palestina. Terdapat indikasi bahwa beberapa negara barat sangat jelas sangat mendukung Israel. Israel yang didukung beberapa negara barat seperti Amerika dan sekutunya
membuat masyarakat dunia bertanya-tanya. Apa yang mereka inginkan?. Terlebih
Amerika yang sudah menginvasi Irak, Afganistan, Libya. Negara-negara tersebut sudah mereka kuasai.
Semua pernyataan Amerika tentang senjata pemusnah masal tidak terbukti. Hal itu yang selalu menjadi alasan bagi Amerika untuk menginvasi negara Timur Tengah. Yang kita tahu bahwa negara-negara yang terinvasi tersebut telah dijadikan boneka yang padahal negara tersebut adalah negara pusat peradaban Islam, terlebih pusat Ilmu pengetahuan dan tak bisa dipungkiri bahwasanya negara-negara tersebut kaya akan minyak.
Irak adalah kota ilmu dan teknologi serta peradaban dunia, kini telah diambil alih, sayang rasanya. Banyak negara muslim menjadi boneka. Isu terorisme menjadi buah rekayasa segelintir pihak. Terorisme menjadi topeng bagi segelintir pihak, untuk melahirkan doktrin bahwa terorisme diidentikkan dengan islam, padahal nyatanya Islam tidak pernah mengajarkan terorisme atau kekerasan. Sekali lagi tidak. Saya mengira tokoh-tokoh yang dilahirkan dalam kasus terorisme dimanapun hanya buatan mereka sendiri dimana terdapat segelintir pihak tidak menginginkan islam damai. Saya rasa masyarakat dunia sudah tahu bahwa terorisme adalah buatan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Semua pernyataan Amerika tentang senjata pemusnah masal tidak terbukti. Hal itu yang selalu menjadi alasan bagi Amerika untuk menginvasi negara Timur Tengah. Yang kita tahu bahwa negara-negara yang terinvasi tersebut telah dijadikan boneka yang padahal negara tersebut adalah negara pusat peradaban Islam, terlebih pusat Ilmu pengetahuan dan tak bisa dipungkiri bahwasanya negara-negara tersebut kaya akan minyak.
Irak adalah kota ilmu dan teknologi serta peradaban dunia, kini telah diambil alih, sayang rasanya. Banyak negara muslim menjadi boneka. Isu terorisme menjadi buah rekayasa segelintir pihak. Terorisme menjadi topeng bagi segelintir pihak, untuk melahirkan doktrin bahwa terorisme diidentikkan dengan islam, padahal nyatanya Islam tidak pernah mengajarkan terorisme atau kekerasan. Sekali lagi tidak. Saya mengira tokoh-tokoh yang dilahirkan dalam kasus terorisme dimanapun hanya buatan mereka sendiri dimana terdapat segelintir pihak tidak menginginkan islam damai. Saya rasa masyarakat dunia sudah tahu bahwa terorisme adalah buatan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ini merupakan fakta
bahwasanya penduduk muslim selalu meningkat bahkan dinegara maju, karena
masyarakat dunia cerdas dan mengenal bahwa Islam sebagai agama yang damai, toleransi
dan kasih sayang. Banyak isu-isu yang israel dan amerika sampaikan, terlebih
Israel yang sampai saat ini mengambil isu perebutan wilayah yang dahulu konon
katanya itu wilayah mereka. Padahal jelas-jelas, Palestina adalah negara mutlak
yang telah merdeka dan memiliki hak sepenuhnya atas wilayahnya dengan pengakuan
dunia internasional. Namun kenapa Israel yang tak punya wilayah itu mencaplok
negara orang.
Kalau dilihat dari fakta sejarah bahwa bangsa israel tidak punya wilayah dibumi ini. Namun, kini palestina sendiri sudah dimasuki israel dalam bentuk banyak misi. Israel telah berhasil masuk dalam pemerintahan palestina (dalam tanda kutip) telah menjajah negara palestina dalam berbagai bentuk misi. Ini terbukti wilayah palestina kini berkurang, terjadi perpecahan dikalangan palestina sendiri.
Kalau dilihat dari fakta sejarah bahwa bangsa israel tidak punya wilayah dibumi ini. Namun, kini palestina sendiri sudah dimasuki israel dalam bentuk banyak misi. Israel telah berhasil masuk dalam pemerintahan palestina (dalam tanda kutip) telah menjajah negara palestina dalam berbagai bentuk misi. Ini terbukti wilayah palestina kini berkurang, terjadi perpecahan dikalangan palestina sendiri.
Dimanakah hati nurani Israel?
Membunuh, Membom, Menghancurkan Sekolah, Rumah Sakit. Sekali lagi tolong ini adalah
Kejahatan Internasional. Persoalannya adalah sekarang sulit untuk menyelesaikan
konflik ini. Salah satu cara yang
paling efektif adalah boikot israel dan sudah tentu bahwa israel bukanlah
negara melainkan penjajah dan penjahat perang. Indonesia pun mendukung hal
ini. Salut, karena indonesia termasuk negara yang tidak mengirimkan delegasi
kedutaan ataupun sebaliknya. Indonesia tidak melakukan bentuk kerjasama
apapun dengan Israel sampai kapanpun. Masyarakat dunia juga diharap mengikuti negara Indonesia sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.