Potensi Cabai Kering
Cabai merupakan hasil pertanian yang sangat dibutuhkan masyarakat. Pernah terjadi, harga cabai segar sempat menembus 50 ribu keatas sempat pula 100 ribu perkilogram. Cabai mempunyai posisi penting dibidang kuliner, apalagi dalam hal rasa.
Cabai dipasaran sangatlah beragam mulai dari cabai segar merah yang besar ataupun yang kecil biasanya disebut rawit, ada juga cabai keriting. Rasa pedas menjadi hal yang utama dalam sebuah masakan, contohnya saja masakan padang, dan bukan hanya masakan itu, banyak olahan pedas yang digemari masayarakat. Pedagang masakan dan khususnya ibu rumah tangga biasanya menyimpan cabainya untuk memasak.
"Kami stok cabai segar kira-kira 2 minggu", ujar seorang responden. Setelah melakukan survey di tahun 2014 ini, dibeberapa derah dibogor dengan beberapa responden dari kalangan masyarakat, baik berpenghasilan sedang, menengah dan tinggi. Kami mendapat kesimpulan bahwa cabai kering masih belum mendapat posisi bagi masyarakat. Apalagi banyak ibu-ibu rumah tangga (responden) belum mengetahui cabai kering.
Masih banyak anggapan miring tentang cabai kering. Misalnya saja ketidak segaran cabai kering, kemudian dalam hal rasa. Padahal cabai kering tidak jauh berbeda dengan cabai segar. Perbedaannya, cabai kering hanya lebih awet dan tahan lama. Proses pembuatan cabai kering dilakukan dengan proses pengeringan, baik matahari atau oven. Cabai kering dalam segi kuantitas perkilogramnya mempunyai jumlah yang lebih banyak dibanding cabai segar, 4 kilogram cabai kering sama dengan 1 kilogram cabai segar.
Cabai kering merupakan cabai yang mampu bertahan lama dan bukan berasal dari cabai yang busuk. Cabai yang busuk adalah cabai yang basah dan berbau busuk, selama bentuknya merah dan tidak bau adalah cabai kering yang dapat dikonsumsi. Cabai kering juga diproduksi dengan bungkus yang bermerek, namun dalam hal ini ada beberapa responden lebih senang kalau membeli cabai dihampar. "Lebih enak milih dihampar, jadi bisa milih yang bagus", ujar responden. Survey yang dilakukan kepada responden disimpulkan bahwa proses pengolahan cabai kering tidak menyulitkan, sama saja dengan proses memasak cabai segar yaitu direbus terlebih dahulu, jadi sama saja. Cabai kering juga lebih awet karena tahan lama dan tidak busuk.
Mengenai segi harga memang cabai kering relatif lebih mahal 1 kilogramnya sekitar 60 ribu, dikarenakan 1 kilogram cabai kering sama dengan 4 kilogram cabai segar. Fungsi cabai kering dalam hal kestabilan harga, ketika harga cabai segar yang melonjak, cabai kering dapat dibeli dengan harga yang terjangkau dan lebih tahan lama.
Cabai kering juga diproduksi perusahaan besar. Misalnya saja cabai segar yang telah diolah menjadi cabai kering dan diproses lagi menjadi cabai bubuk yang siap konsumsi. Cabai kering bubuk dapat kita jumpai dipasar modern seperti supermarket. Produksi cabai kering memang belum begitu besar sehingga indonesia masih saja import dari negeri tetangga. Namun dibeberapa daerah di jawa, sudah banyak yang memproduksi cabai kering.
(Fachruddin, Restu, Fauzan 2014)